Minggu, 12 April 2009

DISTRIBUSI

Pengertian distribusi

Kegiatan manusia dalam usahanya menyalurkan barag atau jasa dari tangan produsen kepada tangan konsumen dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan tanpa merubah bentuk dan fungsi barang atau jasa.

Macam-macam distribusi

  1. Distribusi langsung,produsen bertindak sebagai penyalur barang atau jasa kepada konsumen tanpa perantara apapun.
  2. Distribusi Semi langsung, distribusi yang menggunakan jasa agen
  3. Distribusi tidak langsung, distribusi yang dilakukan melalui jasa perantara, baik pedagang besar, pedagang kecil atau makelar dan komisioner

Fungsi distribusi

  1. Menyalurkan barang / jasa dari produsen kepada konsumen
  2. Membantu pemerataan hasil produksi
  3. Meningkatkan nilai guna barang
  4. Membantu kelancaran proses produksi
  5. Membantu pemenuhan kebutuhan mansyarakat

Kegiatan distribusi

  1. Pembelian ( buying)
  2. Pengangkutan (transportation)
  3. Penyimpanan (storing)
  4. Penanggungan resiko (risk bearing)
  5. Analisis pasar ( market analysis)
  6. Penyortiran, memilih dan memilah barang yang layak dan tidak layak jual
  7. Pengepakan ( packing)
  8. Promosi (advertising ).
  9. Penjualan (selling)

Macam-macam perantara

  1. Pedagang besar (grosir) Yaitu distributor yang membeli barang dalam jumlah besar langsung dari pabrik atau produsen dan menjualnya kepada pedagang kecil.
  2. Pedagang kecil (Retail)
  3. Yaitu distributor yang membeli barang dalam jumlah kecil dari pedagang besar dan menjualnya langsung ke konsumen secara eceran.
  4. Perantara Yaitu distributor yang mempertemukan penjual dengan pembeli dan tidak bertanggung jawab kepada kondisi barang yang diperjualbelikan.

Sama halnya dengan pedagang, kegiatan perantara khusus juga menyalurkan barang dari produsen sampai ke tangan konsumen. Bedanya perantara khusus tidak bertanggungjawab penuh atas barang yang tidak laku terjual. Perantara khusus meliputi:

  1. Agen (Dealer) adalah perantara pemasaran atas nama perusahaan. Menjualkan barang hasil produksi perusahaan tersebut di suatu daerah tertentu. Balas jasa yang diterima berupa pengurangan harga dan komisi.
  2. Broker (Makelar) adalahperantara pemasaran yang kegiatannya mempertemukan penjual dan pembeli untuk melaksanakan kontrak atau transaksi jual beli. Balas jasa yang diterima disebut kurtasi atau provisi.
  3. Komisioner adalah perantara pembelian dan penjualan atas nama dirinya sendiri dan bertanggungjawab atas dirinya sendiri. Balas jasa yang diterima disebut komisi.
  4. Eksportir adalah pedagang yang melakukan aktivitasnya dengan menyalurkan barang ke luar negeri.
  5. Importir adalah pedagang yang melakukan aktivitasnya dengan menyalurkan barang dari luar negeri ke dalam negeri.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan distribusi meliputi:

  1. Faktor Pasar Dalam lingkup faktor ini, saluran distribusi dipengaruhi oleh pola pembelian konsumen, yaitu jumlah konsumen, letak geografis konsumen, jumlah pesanan dan kebiasaan dalam pembelian.
  2. Faktor Barang Pertimbangan dari segi barang bersangkut-paut dengan nilai unit, besar dan berat barang, mudah rusaknya barang, standar barang dan pengemasan.
  3. Faktor Perusahaan Pertimbangan yang diperlukan di sini adalah sumber dana, pengalaman dan kemampuan manajemen serta pengawasan dan pelayanan yang diberikan.
  4. Faktor Kebiasaan dalam Pembelian Pertimbangan yang diperlukan dalam kebiasaan pembelian adalah kegunaan perantara, sikap perantara terhadap kebijaksanaan produsen, volume penjualan dan ongkos penyaluran barang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Beritahukan bahwa kalian telah melihat materi ini...
penting untuk menjadi nilau tugas ya.....!